Bagaimana Perasaan Penipu Setelah Berhasil Menipu? - Charis Fitriyanto

5 Agustus 2018

Bagaimana Perasaan Penipu Setelah Berhasil Menipu?

Perasaan Penipu Setelah Berhasil Menipu

Saya membuat artikel ini karena baru saja kena tipu oleh orang baik. Orang baik tersebut mengkloning akun terpercaya agar bisa mengelabui calon korban. Bodohnya, saya terpedaya dan langsung percaya tanpa memastikan apakah akun asli atau bukan.

Awalnya saya sudah curiga kalau orang tersebut mau menipu. Saya sudah mengajaknya melakukan transaksi rekber, tapi dia menolak dan minta transaksi direct saja. Bodohnya (lagi), saya tetap melanjutkan transaksi tersebut dan akhirnya kena tipu.

Memang tidak banyak sih jumlah nominal yang dia ambil. Lagian, tidak penting juga untuk dipublikasikan. Lupakan! Yang masih menjadi pertanyaan, bagaimana perasaan penipu tersebut setelah berhasil menipu?

Siapa Sih Penipu Itu?

Sebelum lanjut ke topik utama, tidak ada salahnya kita sama-sama cari tahu mengenai penipu. Ini penting karena bisa dijadikan sebagai patokan, apakah kita termasuk penipu atau bukan. Hehe, enggak-enggak. :D

Penipu merupakan seseorang yang melakukan kebohongan atau kecurangan kepada orang lain dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Tindakan atau pekerjaan yang dilakukan penipu disebut dengan penipuan. Penipuan bisa terjadi di dunia nyata maupun dunia maya.

* sebenarnya saya tahu kalau Anda semua sudah tahu. :D

Perasaan Penipu Setelah Berhasil Menipu

Jika tujuan utama penipu adalah mendapatkan keuntungan, berarti mereka akan senang ketika berhasil menipu. Secara, seseorang yang berhasil mencapai tujuannya, pasti akan merasa senang dan bangga. Bukankah begitu?

Jika memang demikian, apakah mereka (penipu) sama sekali tidak memikirkan bagaimana perasaan orang yang ditipu? tidak memikirkan dampak yang akan terjadi pada orang yang ditipu dan dirinya sendiri?

Mungkin, penipu yang sudah kebal tidak akan memikirkan hal itu lagi, yang penting untung. Tapi, untuk penipu junior dan penipu yang sudah mau taubat, bisa saja mereka was-was karena takut dengan balasan yang akan didapatkan.

Biarlah, mungkin mereka punya alasan tersendiri untuk melakukan hal tersebut. Positive thinking saja, suatu saat mereka pasti akan taubat, kembali ke jalan yang tepat, dan menjauhi jalan yang sesat.

Yang harus kita lakukan adalah berhati-hati. Jangan sampai kita terpedaya oleh berbagai tipu daya mereka. Jangan sampai masuk jala, apalagi kehilangan harta benda, seperti saya. :D
Charis Fitriyanto

Jika tulisan di blog ini jelek, mohon harap maklum ya. Saya bukan penulis, hanya sekadar bocah ingusan yang pengen bisa menulis.

Berlangganan artikel terbaru via email:

Belum Ada Komentar untuk "Bagaimana Perasaan Penipu Setelah Berhasil Menipu?"

Komentari