Mendaki Bukit Tanpa Kenal Lelah - Charis Fitriyanto

2 Juli 2018

Mendaki Bukit Tanpa Kenal Lelah

Mendaki Bukit Tak Kenal Lelah

Perjalanan ke tempat kerja saya tempuh dengan jalan kaki. Mendaki bukit tanpa kenal lelah. Sebenarnya bukan hanya mendaki sih. Lebih tepatnya kalau berangkat menuruni bukit, kalau pas pulang baru mendaki. Tapi intinya melewati bukit.

Bukit ini adalah akses terdekat untuk menuju pabrik. Sebenarnya ada jalan lain, namun karena jaraknya yang jauh, maka bukit inilah yang dijadikan akses harian. Kalau melewati bukit ini, serasa berada di Sabana Gunung Merbabu, mirip-mirip dikit lah.

Saat berangkat, terkadang saya menemui sapi yang sedang digembala. Sapinya kurus-kurus, beda jauh dengan sapi yang biasa saya temui di Magelang. Mungkin karena perawatan dan tempatnya yang beda ya, jadi postur tubuhnya juga beda.

Bukit ini akan saya jadikan akses sementara, selama masih jalan kaki. Sebenarnya tidak terlalu capek sih berangkat kerja dengan jalan kaki. Untuk jarak tempuhnya sendiri mungkin hanya sekitar 500 meter saja.

Yang jadi masalah ya ketika musim hujan. Tanah bukit menjadi becek. Terkadang saya memutuskan untuk memakai sandal terlebih dahulu. Karena jika langsung mengenakan sepatu, biasanya akan banyak tanah yang menempel dan susah dihilangkan.

Intinya, saya merasa sangat bersyukur dengan adanya bukit ini. Coba saja kalau tidak ada, mungkin saya harus berangkat menggunakan G*j3k atau Gr4b yang akan menguras isi dompet kalau digunakan setiap hari.
Charis Fitriyanto

Jika tulisan di blog ini jelek, mohon harap maklum ya. Saya bukan penulis, hanya sekadar bocah ingusan yang pengen bisa menulis.

Berlangganan artikel terbaru via email:

Belum Ada Komentar untuk "Mendaki Bukit Tanpa Kenal Lelah"

Komentari