Kerja Lembur Bagai Kuda, Tetap Ingat Orang Tua - Charis Fitriyanto

4 Juli 2018

Kerja Lembur Bagai Kuda, Tetap Ingat Orang Tua

Kerja Lembur Bagai Kuda

Bagi buruh pabrik, lembur merupakan pekerjaan yang bisa dikatakan membosankan tapi menyenangkan. Membosankan karena hal tersebut kerap dilakukan, jadi lama-kelamaan terasa jenuh. Menyenangkan karena ada upah tambahan dari lembur tersebut, lumayan untuk beli nasi uduk.

Lembur akan mengurangi waktu untuk bersama keluarga (kalau yang di rumah). Bahkan saat sampai rumah, terkadang semua anggota keluarga sudah pada tidur. Keesokan harinya, harus berangkat lagi untuk kerja bagai kuda. Jadi waktu untuk keluarga sangatlah sedikit.

Biarpun begitu, sempatkanlah untuk sekadar ngobrol ringan dengan seluruh anggota keluarga. Makan bareng sambil bercanda. Maksudnya selesaikan makan terlebih dahulu, baru bercanda. Jangan makan sambil bercanda. Nanti malah terjadi hal yang tidak diinginkan.

Intinya, walaupun lembur setiap hari, sempatkanlah untuk tetap bersama dengan keluarga. Jangan sampai lupa dengan orang tua. "Kerja lembur bagai kuda, sampai lupa orang tua". Nyanyi dulu yuk!

astaghfirullahaladzim
astaghfirullahaladzim

kerja lembur bagai kuda
sampai lupa orang tua
oh hati terasa durhaka

maksud hati bahagiakan orang tua
apa daya dipalak preman
pusing sudah ini kepala
sungguh kejam itu preman
kadang hidup sungguh nestapa
namun asa tetap ada

ramayana oh ramayana
pulang mudik gemilang berjaya
bawa berkah untuk keluarga
Ramayana oh ramayana
Charis Fitriyanto

Jika tulisan di blog ini jelek, mohon harap maklum ya. Saya bukan penulis, hanya sekadar bocah ingusan yang pengen bisa menulis.

Berlangganan artikel terbaru via email:

Belum Ada Komentar untuk "Kerja Lembur Bagai Kuda, Tetap Ingat Orang Tua"

Komentari