Tidak Mungkin Jadi Buruh Pabrik Selamanya! - Charis Fitriyanto

6 Jul 2018

Tidak Mungkin Jadi Buruh Pabrik Selamanya!

Buruh Pabrik

Salah satu tujuan hidup seseorang adalah mencari uang. Untuk mendapatkan uang, maka harus bekerja. Bekerja di mana? di pabrik? di kantor? atau buka usaha? Semua bisa digunakan untuk menghasilkan uang.

Kebanyakan orang lebih memilih untuk bekerja di pabrik daripada membuka usaha. Terlebih lulusan SMK, tujuan utamanya pasti bekerja di pabrik. Wajar saja, SMK memang sudah mempersiapkan peserta didiknya untuk siap bekerja.

Sistem kerja pabrik untuk bagian operator produksi biasanya sistem kontrak. Kontrak yang diterapkan biasanya kontrak 1 tahun atau maksimal 2 tahun. Kalau kerjanya memang bagus, maka besar kemungkinan bisa dipermanen.

Yang menjadi masalah adalah ketika habis kontrak. Maka kita harus mencari pekerjaan lagi untuk bisa menyambung hidup. Semakin kedepan, maka umur kita akan semakin tua juga. Biasanya, maksimal umur untuk bekerja di pabrik adalah 25 tahun.

Pertanyaannya, apakah kita akan bekerja di pabrik terus-menerus sebagai karyawan kontrak? Secara, umur kita akan semakin tua. Semua pabrik menginginkan karyawan dengan umur yang masih muda, terlebih fresh graduate.

Bekerja di pabrik memang tidak salah. Tapi alangkah baiknya kita juga memikirkan kedepannya. Memikirkan apa yang harus dilakukan ketika tidak bisa bekerja di pabrik lagi. Itu penting, karena kita tidak mungkin jadi buruh pabrik selamanya.

Paling tidak, kita bisa menyisihkan sebagian gaji untuk tabungan modal usaha. Atau kalau tidak, untuk biaya kuliah bagi yang belum kuliah. Intinya, kita sudah memikirkan usaha lain lah sebelum habis kontrak agar tidak bingung nantinya.
Charis Fitriyanto

Jika tulisan di blog ini jelek, mohon harap maklum ya. Saya bukan penulis, hanya sekadar bocah ingusan yang pengen bisa menulis.

Berlangganan artikel terbaru via email:

Belum Ada Komentar untuk "Tidak Mungkin Jadi Buruh Pabrik Selamanya!"

Komentari